Karzai kecam AS dan Rusia

karzai
Image caption Presiden Karzai mengaku tak diberi tahu soal kehadiran agen Rusia

Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengecam keras kehadiran agen-agen Rusia dalam operasi pemberantasan narkoba yang digelar pasukan Afghanistan dan NATO hari Kamis (28/10).

Presiden Karzai mengatakan dirinya tidak diberi tahu mengenai kehadiran Rusia dalam operasi ini.

Ia menyebut kehadiran Rusia ini sebagai pelanggaran kedaulatan Afghanistan dan hukum internasional.

Rusia, bagi Afghanistan, adalah persoalan sensitif sejak Uni Soviet mengintervensi Afghanistan 30 tahun silam.

Pendudukan Soviet atas Afghanistan berakhir 21 tahun yang lalu.

Namun Wakil Perdana Menteri Afghanistan yang mengurusi pemberantasan narkotika, Mohammad Ibrahim Azhar, mengatakan operasi gabungan ini dikoordinasikan dengan kementeriannya.

'Kurang maksimal'

Para pejabat Amerika Serikat dan Rusia mengatakan empat laboratorium obat terlarang di Provinsi Nangarhar dihancurkan dalam operasi gabungan pertama ini.

Rusia mengatakan satu ton lebih heroin dan opium dimusnahkan. Nilai jual narkoba tersebut mencapai lebih dari US$250 juta.

Di masa lalu, Moskow menuduh pasukan koalisi di Afghanistan tidak berbuat banyak untuk memberantas perdagangan narkoba dan karenanya ikut memperburuk penanganan masalah narkoba di Rusia.

Mereka mengatakan terdapat sekitar 2,5 juta pecandu narkoba di Rusia.

Berita terkait