Masjid di Amerika Serikat dibakar

masjid oregon
Image caption Api di masjid Oregon bisa dipadamkan dalam waktu sepuluh menit

Polisi di Amerika Serikat mengatakan sebuah masjid di negara bagian Oregon dibakar oleh orang-orang tak dikenal.

"Sumber api telah kita padamkan dan kami memiliki bukti (masjid) ini sengaja dibakar," kata Carla Pusateri dari pemadam kebakaran Oregon.

Api terlihat pada pukul 02.00 dan sepuluh menit kemudian api berhasil dipadamkan.

Aparat keamanan mengatakan api menghancurkan salah satu ruangan masjid yang diberi nama Salman Alfarisi Islamic Center tersebut. Serangan ini tidak menimbulkan korban.

Mohamed Osman Mohamud, remaja berusia 19 tahun kelahiran Somalia, sering berkunjung ke masjid ini.

Ia ditangkap Jumat lalu (26/11) karena diduga akan meledakkan bom di sebuah acara penyalaan lampu pohon Natal di Portland.

Bom tersebut palsu dan didapat dari agen-agen rahasia yang menyamar.

Niat berjihad

Beberapa laporan menyebutkan Mohamud ditangkap setelah menelepon, yang ia pikir akan memicu ledakan bom di pusat kota Porland.

Ia meneriakkan "Allahu akbar" ketika aparat keamanan mengepungnya. Kepada FBI ia mengatakan berencana melakukan jihad sejak berumur 15 tahun.

Polisi mengatakan mereka belum mengetahui pelaku serangan, namun memperkirakan masjid ini menjadi sasaran karena Mohamud pernah bersembahyang di masjid ini.

Aparat juga menegaskan tidak akan mentolerir serangan yang mengatasnamakan balas dendam terhadap tindakan Mohamud.

Mohamud yang telah menjadi warga negara AS akan diadili hari Senin (29/11) ini dengan dakwaan berupaya menggunakan senjata pemusnah massal.

Berita terkait