Pemerintah Tunisia didesak atasi pengangguran

unjuk rasa di tunisia
Image caption Pemerintahn didesak menciptakan lapangan kerja terutama di pedesaan

Tidak biasanya rakyat Tunisia turun ke jalan memprotes pemerintah.

Namun mereka berdemonstrasi di ibukota Tunis pada hari Senin (27/12) dan menyatakan prihatin atas tingginya angka pengangguran.

Sekitar 1.000 orang, terutama para lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan, menggelar aksi di depan kantor serikat pekerja.

Kerusuhan mewarnai aksi ini dan polisi menggunakan pentungan untuk menghalau massa yang mendesak pemerintah menciptakan lapangan kerja, terutama di kawasan pedesaan.

Ketegangan sosial meningkat dalam beberapa pekan terakhir, yang dipicu dengan tindakan bunuh diri Mohammed Bouazizi, lulusan universitas berusia 26 tahun, setelah diberitahu ia tidak memiliki izin menjual buah dan sayuran.

Dalam insiden lain, seorang pengunjuk rasa tewas tertembak aparat keamanan di kota Sidi Bouziz, Jumat (24/12) pekan lalu.

Pemerintah mengatakan aksi unjuk rasa tidak terjadi secara meluas dan dimanfaatkan oleh kalangan oposisi.

Namun, Menteri Pembangunan mengadakan kunjungan ke beberapa daerah dan berjanji untuk menciptakan lapangan kerja baru

Para wartawan mengatakan unjuk rasa jarang terjadi di Tunisia dan protes politik akan langsung ditindas.

Namun kondisi ekonomi membuat sejumlah kalangan hilang kesabaran dan akhirnya turun ke jalan.