Yordania: Raja Abdullah tunjuk PM baru

Unjuk rasa di Yordania Hak atas foto Reuters
Image caption Unjuk rasa buruh dan oposisi di Yordania

Raja Abdullah dari Yordania menunjuk Marouf Bakhit sebagai perdana menteri baru setelah rakyat melakukan unjuk rasa.

Raja Abdullah kemudian memecat kabinet yang dipimpin Perdana Menteri Samir Rifai.

Pernyataan dari istana menyebutkan bahwa PM Bakhit mendapat tugas untuk melakukan reformasi politik yang hakiki.

Selama tiga minggu terakhir ribuan warga Yordania melakukan menuntut agar pemerintah mengatasi pengangguran dan kenaikan harga serta memecat PM Rifai.

Namun gerakan oposisi berhaluan Islam tidak menuntut agar Raja Abdullah turun tahta.

Istana Raja Abdullah mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa tugas PM Bakhit adalah "mengambil langkah praktis, cepat dan nyata untuk melakukan reformasi politik yang sebenarnya, memajukan demokratisasi Yordania dan menjamin keselamatan serta taraf hidup yang layak bagi semua warga Yordania".

Bakhit pernah menjadi perdana menteri antara tahun 2005-2007, dan pernah menjadi duta besar untuk Israel serta kepala badan keamanan nasional.