PM Mesir Ahmed Shafiq mundur

PM Ahmed Shafiq Hak atas foto Reuters
Image caption Dewan militer menunjuk menteri transportasi Essam Sharaf membentuk pemerintahan

Dewan militer yang berkuasa di Mesir mengeluarkan pernyataan tertulis bahwa PM Ahmed Shafiq mengundurkan diri.

Pernyataan itu menambahkan bahwa menteri perhubungan Essam Sharaf diminta untuk membentuk pemerintahan baru.

Shafiq ditunjuk beberapa hari sebelum Presiden Husni Mubarak dipaksa mundur oleh demonstrasi anti-pemerintah.

Beberapa pengamat menilai bahwa dimata para pengunjuk rasa, Shafiq terlalu dekat dengan rezim Mubarak.

"Dewan tertinggi militer memutuskan untuk menerima pengunduran diri Perdana Menteri Ahmed Shafiq dan menunjuk Essam Sharaf untuk membentuk pemerintahan baru, " kata militer dalam pernyataannya di halamannya di Facebook.

Shafiq ditunjuk oleh Mubarak hanya beberapa hari sebelum dia mundur tanggal 11 Februari lalu setelah pemerintahannya diprotes selama berminggu-minggu.

Mundurnya Shafiq adalah salah satu tuntutan penting para demonstran beserta pengunduran diri beberapa menteri penting yang diangkat sebelum Mubarak mundur.

Wartawan BBC di Kairo, Alastair Leithead mengatakan penunjukan Sharaf ini penting mengingat dia secara terbuka mendukung revolusi dan ikut turun berdemonstrasi.

Ini adalah langkah penting untuk menenangkan pengunjuk rasa yang sebagian masih berkemah di Lapangan Tahrir, tambah Leithead.

Berita terkait