Obama janji memulihkan korban badai

Hak atas foto AP
Image caption Ratusan tornado telah menghantam wilayah Alabama, AS, dan diperkirakan masih akan terjadi lagi.

Presiden Barack Obama mengatakan, Pemerintah AS akan melakukan berbagai upaya untuk memulihkan para korban badai dan tornado yang sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 280 orang, di bagian tenggara Amerika Serikat.

Sejauh ini sedikitnya 194 orang tewas di Alabama, yang akan dikunjungi Obama hari Jumat ini.

Obama memuji tim penyelamat dan berkata bahwa dia dan semua warga AS ikut merasakan 'bencana' badai tersebut.

Status darurattelahdiberlakukan di7negara bagian, dan bantuan keuangan federalsedangdikirimkeAlabama

Kematian dan kehancuran yang meluas dilaporkan terjadi di wilayah Tennessee, Mississippi dan Virginia.

Ratusan tornado

Dalam jumpa pers di Gedung Putih, Obama berkata: "Kematian itu sangat menyayat hati, utamanya apa yang terjadi di Alabama.

"Dalamhitunganjam, badai itu sungguh mematikan. Kejadian terburuk yang kita saksikan dalam dekade belakangan. Badai itu telah merenggut ibu,ayah, anak-anak,temandantetangga,bahkanseluruh warga.

Obama mengatakan akan mengunjungi Alabama untuk bertemu para korban dan memimpin langsung tanggap darurat.

"Saya ingin setiap korban mengetahui bahwa pemerintah federal akan melakukan segala upaya untuk menolong memulihkan dampak akibat bencana ini, dan akan berdiri di sisi kalian untuk bangkit kembali," katanya.

Dinas Cuaca Nasional AS melaporkan tercatat sekitar 300 tornado sejak badai menyerang Jumat lalu dan lebih dari 150 diantaranya terjadi pada Rabu (27/4).

Di negara bagian Alabama, sekitar satu juta orang terputus dari aliran listrik pada hari Kamis pagi sementara para petugas penyelamat dan 2.000 tentara menguak reruntuhan untuk mencari korban yang selamat.

Gubernur Alabama, Robert Bentley, mengatakan dia memperkirakan jumlah korban jiwa masih akan meningkat sejalan dengan makin banyaknya jenazah yang ditemukan.

Menurutnya penduduk Alabama sebenarnya sudah terbiasa dengan tornado dan sudah mengambil tindakan berjaga-jaga, namun ada kesulitan untuk memindahkah warga di kawasan yang berpenduduk padat ketika angin puting beliung selebar satu kilometer lebih datang menerjang.

Berita terkait