Rusia tuduh spion sebagai pengkhianat

Poteyev Hak atas foto reuters
Image caption Sepuluh agen Rusia muncul dipengadilan AS

Mantan mata-mata Rusia didakwa Moskow karena mengungkap jati diri 10 agen rahasia di AS.

Pria bernama Alexender Poteyev diadili in absentia atas tuduhan pengkhianatan dan desersi, kata badan intelijen Rusia FSB.

Media Rusia melaporkan dia terbang ke Amerika Serikat beberapa hari sebelum skandal tersebut terungkap tahun lalu.

Sepuluh agen yang menyembunyikan diri diusir AS dan digantikan dengan empat warga Rusia yang dituduh melakukan mata-mata untuk pihak Barat. Ini adalah tukar-menukar terbesar sejak Perang Dingin.

Sumber-sumber intelijen Rusia dikutip mengatakan FSB sangat dipermalukan.

Tetapi sebaliknya agen-agen Rusia tersebut disambut Perdana Menteri Vladimir Putin dan diberikan penghargaan tinggi oleh Presiden Dmitry Medvedev.

Diantaranya adalah Anna Chapman yang kemudian menjadi perhatian media Rusia.

Direktorat C

"Badan investigasi FSB telah merampungkan penyelidikan terhadap warga Rusia bernama AN Poteyev," lapor kantor berita Rusia yang mengutip pernyataan FSB.

"Dakwaan diajukan ke pengadilan militer Moskow."

Jika terbukti bersalah melakukan pengkhianatan serius, Poteyev dapat dipenjarakan sampai 20 tahun.

Poteyev diungkapkan identitasnya oleh koran Rusia, Kommersant, November lalu dengan menggunakan nama Kolonel Shcherbakov.

Media Rusia melaporkan Poteyev memang seorang kolonel di Direktorat C, badan mata-mata yang menempatkan agen di negara-negara asing untuk waktu lama.

Berita terkait