Mesir akan buka perbatasan Gaza

Pintu penyeberangan Rafah Hak atas foto AFP
Image caption Pembukaan pintu penyebarangan Rafah secara permanen akan memudahkan warga Palestina

Mesir akan membuka pintu perbatasan Rafah ke Gaza secara permanen untuk sebagian besar warga Palestina mulai Sabtu, kata kantor berita negara Mesir, Mena.

Gaza diblokade sejak tahun 2007 ketika gerakan Muslim radikal, Hamas, mengambil alih kekuasaan di wilayah itu.

Di bawah kekuasaan bekas presiden Mesir, Husni Mubarak yang digulingkan bulan Februari, Mesir menentang pemerintahan Hamas dan membantu Israel dalam memberlakukan blokade terhadap Jalur Gaza.

Blokade ini membuat rakyat Gaza kesulitan dalam mendapatkan keperluan hidup sehari-hari dan untuk mendapatkan perawatan kesehatan. Blokade ini pula yang dikritik banyak pihak sebagai tindakan yang menambahkan kemiskinan di Gaza.

Israel mengatakan blokade diperlukan untuk mencegah penyeludupan senjata ke Gaza.

Pintu penyeberangan Rafah akan dibuka secara permanen dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam setiap hari kecuali hari Jumat dan hari libur umum.

Pembukaan secara permanen ini akan dilakukan pada hari Sabtu, 27 Mei, kata kantor berita Mena.

"Para wanita Palestina dari semua usia tidak perlu visa masuk begitu juga laki-laki yang berusia di bawah 18 tahun atau di atas 40 tahun," lapor Mena.

Rafah adalah satu-satunya penyeberangan ke Gaza yang tidak melewati wilayah Israel.

Berita terkait