'Penjahat perang' Bosnia, Jenderal Mladic, ditangkap

Ratko Mladic Hak atas foto AP
Image caption Ratko Mladic memimpin pasukan Serbia Bosnia pada perang 1990-an

Presiden Serbia, Boris Tadic, telah memastikan penangkapan buron penjahat perang Bosnia, Jenderal Ratko Mladic.

Dia telah menjalani tes identitas setelah ditangkap di Serbia, Kamis pagi (26/05).

Stasiun radio Serbia B92 sebelumnya melaporkan, "B92 telah memastikan pria yang diduga Mladic telah ditangkap."

Jenderal Mladic adalah tokoh paling terkenal yang diduga melakukan kejahatan perang yang masih bebas, sejak ditangkapnya pimpinan Serbia Bosnia Radovan Karadzic pada tahun 2008.

Mladic, mantan pemimpin militer Serbia-Bosnia, dicari Mahkamah Kejahatan Perang Den Haag dengan dakwaan genosida dan kejahatan perang.

Pejabat departemen dalam negeri memastikan kepada kantor berita Reuters bahwa seseorang telah ditangkap.

"Penampilan fisiknya mirip Mladic, kami sedang memeriksa DNA," kata pejabat yang tidak mau disebutkan namanya.

Pembunuh 7.500 Muslim

Pria tersebut ditangkap di Serbia lewat informasi gelap, tambahnya.

Laporan radio B92 menyebutkan pria tersebut menggunakan nama Milorad Komadic.

Mladic dihukum mahkamah PBB karena dianggap bertanggung jawab atas pembunuhan paling tidak 7.500 pria dewasa dan anak laki-laki Islam di kota Srebrenica pada tahun 1995.

Dia sempat hidup bebas di Beograd untuk sementara waktu, tetapi kemudian menghilang ketika mantan Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic ditangkap pada tahun 2001.

Muncul spekulasi Mladic akan segera ditemukan setelah Karadzic ditangkap di Beograd bulan Juli 2008.

Presiden Tadic juga mengatakan bahwa penyerahan Mladic kepada Mahkamah Kejahatan Internasional sedang dalam proses.

Mladic menjadi buronan internasional sejak tahun 1995.

Berita terkait