Pegunungan berapi di Cile meletus

Hak atas foto 1
Image caption Pegunungan Puyehue-Cordon-Caulle terakhir kali meletus tahun 1960.

Deretan gunung berapi Puyehue-Cordon-Caulle di Cile bagian selatan meletus mengakibatkan sedikitnya 3.500 orang di kawasan itu harus mengungsi ke tempat yang aman.

Letusan itu memuntahkan asap dan abu setinggi 10km dan memaksa sebuah bandar udara di sebuah kota dekat perbatasan Argentina harus ditutup.

Warga setempat melaporkan mencium bau belerang yang sangat menyengat. Abu gunung bahkan mencapai kota Bariloche, Argentina yang melaporkan abu yang turun menyerupai butiran salju.

Selain membuat sejumlah bandara menghentikan sementara operasinya, letusan gunung berapi ini juga membuat jalan utama yang menghubungkan Cile-Argentina juga ditutup.

Pemerintah Cile memerintahkan evakuasi ribuan warganya untuk mencegah kondisi yang tidak diinginkan. Para pengungsi ini kemudian ditempatkan di lokasi-lokasi penampungan sementara.

Hingga saat ini belum diketahui gunung manakan antara Puyehue, Cordon dan Caulle yang meletus. Namun, letusan ini adalah yang pertama sejak pegunungan ini meletus terkahir kalinya tahun 1960.

Cile adalah negara kedua yang paling banyak memiliki gunung berapi di dunia, setelah Indonesia.

Terdapat tak kurang dari 3.000 gunung berapi di Cile dan 80 gunung di antaranya masih aktif.

Berita terkait