Pemimpin Taliban dicabut dari daftar hitam

taliban Hak atas foto afp
Image caption Sebagian pejuang Taliban menyerahkan senjata mereka

Nama 14 mantan pemimpin Taliban Afghanistan dicabut dari daftar hitam internasional Dewan Keamanan PBB.

Keputusan ini diambil DK PBB atas usul pemerintahan Presiden Hamid Karzai.

Di antaranya adalah empat anggota Dewan Perdamaian Tinggi yang dibentuk tahun lalu untuk merintis perundingan dengan Taliban.

Dewan Keamanan mengatakan langkah pencabutan nama menyiratkan pesan tegas dukungan terhadap usaha rekonsiliasi pemerintah Afghanistan.

Sanksi pertama kali diterapkan tahun 1999 ketika Taliban berkuasa dan kemudian diperpanjang setelah serangan 11 September di Amerika Serikat.

"Masyarakat dunia menghargai usaha yang dilakukan anggota Dewan Perdamaian bagi terciptanya perdamaian, stabilitas, dan rekonsiliasi," kata duta besar Jerman untuk PBB dan pemimpin DK, Peter Wittig.

Imbalan

"Semua warga Afghanistan didorong untuk mendukung usaha ini. Pesannya jelas yaitu mendukung perdamaian," kata Wittig.

Tetapi kantor berita Associated Press melaporkan pemerintah Afghanistan menginginkan pencabutan 50 nama.

Mereka telah memberikan dokumen sebagai bukti bahwa orang-orang ini sudah menjadi bagian masyarakat, tetapi DK tetap menolak pencabutan dari daftar hitam, lapor AP.

Daftar sanksi terhadap anggota Taliban tersebut masih mencekal dan membekukan aset 123 orang.

Para pengamat memandang Amerika dan NATO menyadari keberhasilan penarikan mundur dari Afghanistan harus diikuti penghentian perang dan kompromi politik pemerintah Afghanistan dan Taliban.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan 10.000 tentara AS akan ditarik tahun ini, 23.000 lainnya akan ditarik akhir September 2012.

Dalam 10 tahun ini jumlah korban sipil dan militer tercatat yang tertinggi. Tahun lalu lebih 2.400 warga sipil tewas.

Berita terkait