Ledakan di Delhi tewaskan sedikitnya sembilan orang

Ledakan di Delhi Hak atas foto AP
Image caption Sedikitnya sembilan orang tewas dan 45 lainnya terluka akibat ledakan di luar gedung Pengadilan Tinggi di ibukota India, Delhi.

Sedikitnya sembilan orang tewas dan 45 lainnya terluka akibat ledakan di luar gedung Pengadilan Tinggi di ibukota India, Delhi.

Ledakan pada pukul 10.14 waktu setempat itu terjadi di luar salah satu gerbang utama yang menuju ruang penerimaan di pintu masuk ke pengadilan yang sibuk.

"Bom tampaknya ditaruh di sebuah tas di samping ruang penerimaan di salah satu gerbang utama pengadilan," kata Komisaris Polisi Dharmendra Kumar kepada para wartawan.

Sementara itu seorang pejabat Kementrian Dalam Negeri, UK Bansal, menyebutkan ledakan itu berkekuatan 'setidaknya bom berintensitas menengah.'

Siaran-siaran TV menayangkan ambulans yang membawa sejumlah orang terluka dari tempat kejadian.

Bulan Juni, sebuah ledakan kecil juga terjadi di gedung pengadilan yang sama, yang diakibatkan oleh bom di dalam mobil. Namun ketika itu tidak ada korban jiwa maupun korban cedera.

Ahli forensik kimia mengumpulkan puing-puing untuk menganalisa bom namun belum ada keterangan dari polisi tentang kemungkinan pelakunya.

Ledakan kuat

Seorang saksi mata mengatakan kepada TV CNN bahwa dia melihat ledakan di depan ruang penerimaan utama yang memberikan izin masuk ke ruang pengadilan.

"Terdengar seperti ledakan yang amat kuat. Panik di mana-mana. Kami membawa banyak orang yang cedera ke rumah sakit," tuturnya.

Sementara itu seorang pengacara yang sedang memarkir mobilnya di luar gedung pengadilan mengatakan dia mendengar suara keras dan banyak asap.

"Banyak orang yang sedang antri di gerbang itu. Saya melihat darah di jalanan, juga potongan tubuh manusia," tambah pengacara yang tidak disebut namanya itu.

Tanggal 26 Juli 2010, 26 orang tewas aklibat rangkaian tiga ledakan di kota keuangan Mumbai, dan Mumbai kini berada dalam keadaan siaga tinggi menyusul ledakan di Delhi.

Berita terkait