Dokter Michael Jackson dinyatakan bersalah

Dr Conrad Murray Hak atas foto Reuters
Image caption Juri menyatakan Dr Conrad Murray bersalah dalam kematian raja musik pop, Michael Jackson.

Panel juri pengadilan Los Angeles memutuskan Dr Conrad Murray bersalah mengakibatkan kematian bintang pop Michael Jackson.

Panel beranggotakan tujuh pria dan lima perempuan itu membutuhkan waktu dua hari untuk mengambil keputusan ini.

Dan ketika para juri bersiap membacakan keputusan mereka, para penggemar Michael Jackson yang berkumpul di luar gedung pengadilan terus meneriakkan "Bersalah! Bersalah! Bersalah!"

Wartawan BBC Peter Bowes melaporkan pada saat juri mencapai keputusannya para penggemar Jackson langsung larut dalam kegembiraan.

Saat membacakan keputusannya, hakim mengatakan Dr Murray telah sah menjadi seorang pelaku kriminal dan status itu berlaku di luar negara bagian Kalifornia.

Sementara itu, Dr Murray hanya terdiam mendengar keputusan juri itu.

Usai pembacaan putusan, petugas pengadilan langsung memborgol dan membawa Dr Murray ke tahanan hingga pembacaan vonis pada 29 November.

Dengan putusan hakim ini maka Dr Murray terancam hukuman maksimal empat tahun penjara dan kehilangan izin praktiknya.

Sedangkan keluarga sang bintang tak banyak berkomentar soal keputusan juri ini.

"Michael (Jackson) sedang memperhatikan kita," kata LaToya Jackson seperti dikutip Associated Press.

Kecanduan obat

Sepanjang sidang selama enam pekan ini, kuasa hukum Conrad Murray selalu menegaskan bahwa Michael Jackson menggunakan sendiri obat-obatan dengan dosis mematikan saat Murray keluar ruangan.

Kuasa hukum berpendapat Jackson adalah seorang pecandu obat-obatan yang berujung kematiannya sendiri. Jackson, menurut kuasa hukum Murray, menambah sendiri dosis propofol hingga mengakibatkan maut.

Meski demikian, kuasa hukum Murray mencabut salah satu argumen mereka bahwa jackson meminum sendiri propofol itu.

Sebenarnya pemberian propofol tidak melanggar hukum, namun jaksa penuntut mengatakan Murray mengabaikan prosedur pemberian propofol di luar rumah sakit tanpa peralatan pemantau yang memadai.

Michael Jackson yang selama beberapa tahun tidak muncul di hadapan publik meninggal dunia pada Juni 2009 akibat overdosis obat bius propofol.

Sebelum kematian menjemputnya, sebenarnya Jackson tengah mempersiapkan konsernya di London.

Berita terkait