Bom mobil di Baghdad tewaskan 18 korban

Pemboman di Baghdad Mei lalu Hak atas foto Reuters
Image caption Kekerasan di Irak menurun, namun kelompok miitan masih sering melakukan serangan.

Paling tidak 18 orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan bom di ibukota Irak, Baghdad, hari Senin (4/6) menurut para pejabat.

Seorang pembom bunuh diri dilaporkan meledakkan mobil yang diisi bahan peledak di luar kantor badan wakaf, organisasi yang mengawasi tempat-tempat keagamaan Syiah.

Sekitar 60 orang terluka akibat ledakan di kawasan Bab al-Muadham itu.

Jumlah kekerasan menurun di Irak sejak tahun 2006-2007, masa memuncaknya gerakan perlawanan, namun kelompok militan masih sering melakukan sejumlah penyerangan.

Serangan di Baghdad terjadi kurang dari satu minggu setelah serangkaian pemboman yang menewaskan 17 orang di ibukota Irak itu.

Pemandangan mengerikan

Para pejabat mengatakan mobil yang diisi dengan peledak diparkir di dekat gedung wakaf Syiah.

Bagian depan gedung tiga lantai itu dilaporkan rusak akibat ledakan.

Jendela kaca gedung-gedung di sekitarnya juga pecah sementara sejumlah mobil rusak.

Seorang karyawan di departemen kesehatan yang terletak tidak jauh dari gedung wakaf mengatakan ia tengah membaca surat kabar di kantornya saat ledakan terjadi.

"Langit-langit kantor jatuh mengenai kepala saya dan saya mengalami luka ringan," katanya.

Ia menggambarkan kejadian itu sebagai hal yang "mengerikan" dengan banyak orang berteriak meminta bantuan.

Para petugas pemadam kebakaran masih berupaya mencari korban selamat di puing-puing bangunan.

Berita terkait