Somalia rebut kota penting dari al-Shabab

Tentara Somalia
Image caption Tentara Somalia merebut kota penting yang dikuasai oleh militan al-Shabab.

Pasukan Somalia yang dibantu oleh Uni Afrika dilaporkan mampu merebut kota Jowhar dari kelompok militan Islam, al-Shabab.

Juru Bicara Tentara Somalia, mengatakan pasukan mereka menguasai kota tersebut tanpa perlawanan karena sebelumnya anggota al-Shabab telah meninggalkan kota tersebut.

Jowhar sebelumnya dikenal sebagai kota terbesar yang dikuasai oleh kelompol militan tersebut.

Kelompok yang memiliki keterkaitan dengan al-Qaeda ini sebelumnya telah berhasil diusir keluar dari sejumlah pusat kota di Somalia dalam dua tahun terakhir namun mereka masih memiliki kekuatan untuk menguasai wilayah pinggiran kota.

Jowhar yang terletak sekitar 90km dari Mogadishu merupakan kota penting di kawasan yang dikenal sebagai kawasan pertanian produktif.

Selain itu Jowhar juga merupakan kota penghubung antara wilayah Somalia bagian selatan dan tengah.

Harapan baru

Wartawan mengatakan keberhasilan pasukan pemerintah Somalia ini merupakan pukulan telak bagi kelompok militan al-Shabab di negara itu.

"Kami menguasai kota itu tadi pagi dan sekarang sedang memperkuat keamanan di Jowhar," kata Juru Bicara Misi Uni Afrika di Somalia, Amisom kepada AFP.

Sementara itu juru bicara al-Shabab mengatakan mereka tidak meninggalkan kota itu terlalu jauh dan menarik mundur pasukan dari kawasan itu karena alasan strategis semata.

"Kami akan memburu pelaku penyerangan baik dari dalam maupun luar Jowhar," kata Abdiaziz Abu Musab kepada kantor berita AFP.

Seiring keberhasilan militer negara itu menguasai kembali sejumlah wilayah Somalia dan mulai berkantornya presiden baru negara itu sejak September lalu maka harapan akan munculnya kembali hukum dan aturan di negara itu pun kembali muncul.

Somalia dalam dua dekade terakhir menjadi negara yang tidak mempunyai hukum dan aturan serta dikuasai oleh kelompok-kelompok bersenjata.

Berita terkait