Jepang umumkan paket stimulus US$116 miliar

Shinzo Abe
Image caption PM Shinzo Abe mengatakan paket stimulus akan membuka lapangan kerja.

Pemerintah Jepang menyetujui paket stimulus sebesar US$116 miliar sebagai upaya menggairahkan kembali ekonomi yang lesu.

Paket stimulus diumumkan oleh Perdana Menteri Shinzo Abe di Tokyo, Jumat, 11 Januari.

Dana antara lain akan digunakan untuk membiaya pembangunan infrastruktur terutama di daerah-daerah yang mengalami dampak gempa dan tsunami pada 2011, dan memberikan insentif kepada dunia usaha.

Selain itu dana stimulus juga dialokasikan untuk mendukung ekonomi daerah dan menambah investasi di bidang pendidikan dan jaminan sosial.

"Malangnya, pemerintah sebelumnya gagal memikirkan cara meningkatkan pertumbuhan dan memperluas kue pembangunan," kata Perdana Menteri Shinzo Abe.

Kelanjutan

Image caption Industri manufaktur mengalami hambatan antara lain karena penguatan nilai mata uang yen.

"Adalah penting bagi kita untuk mempunyai strategi ekonomi yang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan guna menopang pertumbuhan," tambah Shinzo Abe.

Pemerintah berharap paket stimulus akan meningkatkan produk domestik bruto sekitar 2% dan membuka lapangan kerja bagi 600.000 orang.

Namun beberapa analis mengatakan stimulus ini hanya menjadi solusi jangka pendek dalam mengatasi masalah ekonomi.

Menurut mereka, meskipun dana besar disuntikkan ke dalam ekonomi yang kemungkinan akan mendorong pertumbuhan, langkah-langkah lebih lanjut diperlukan guna menjaga kelanjutan pertumbuhan jangka panjang.

Langkah-langkah itu, kata analis, meliputi upaya membantu eskportur dan reformasi untuk merangsang konsumsi dalam negeri.

Berita terkait