Penjahat perang Bosnia dihukum 45 tahun

Veselin Vlahovic
Image caption Veselin Vlahovic sempat tinggal di pengasingan di Spanyol sebelum ditahan tahun 2010.

Pengadilan di Bosnia-Hercegovina menjatuhkan hukuman 45 tahun penjara kepada mantan komandan para militer Serbia atas kejahatan perang dalam konflik tahun 1992-1995.

Veselin Vlahovic dinyatakan bersalah atas 60 dakwaan termasuk pembunuhan, perkosaan dan penyiksaan terhadap warga Muslim Bosnia dan warga sipil Krosia di Sarajevo.

Warga Montenegro yang dikenal sebagai 'Moster Grbavica'- nama kota di Bosnia- menyatakan tidak berslah.

Hukumannya merupakan yang paling lama yang dijatuhkan oleh pengadilan kejahatan perang Bosnia.

Keputusan itu diambil dalam waktu dua jam karena para hakim harus membaca puluhan dakwaan.

Dalam pernyataan penutup, jaksa Behaija Krnjic mengatakan nama Vlahovic "sinonim untuk setan" karena ia telah membunuh 31 orang, menculik 14 lainnya yang masih dinyatakan hilang serta memperkosa 13 perempuan."

Diburu di Spanyol dan Serbia

Kejahatan itu terjadi di tiga kawasan di Sarajevo - Grvavica, Kovacici dan Vraca- yang saat itu dikuasai oleh pasukan Serbia antara bulan Mei dan Juli 1992.

Wartawan BBC di kawasan Balkan, Guy De Launey, mengatakan hukuman itu bukan yang pertama bagi Vlahovic.

Ia dihukum penjara karena perampokan di Montenegro namun melarikan diri 12 tahun lalu.

Ia kemudian tinggal di Spanyol dengan paspor Bulgaria sampai ia ditahan dan diekstradisi tahun 2010.

Vlahovic juga dicari di Spanyol karena perampokan bersenjata dan pembunuhan di Serbia.

Guy De Launey mengatakan cepatnya pengadilan di Bosnia bertolak belakang dengan yang terjadi di Mahkamah Kejahatan Perang untuk bekas Yugoslavia di Denhaag, Belanda.

Mantan pemimpin nasionalis Vojislav Seselj telah ditahan selama 10 tahun namun sidangnya masih belum selesai.

Berita terkait