Korea Utara segera adili warga AS

Image caption Warga AS akan diadili di Korut karena diduga akan menggulingkan pemerintahan Korut.

Seorang warga negara AS akan diadili oleh peradilan Korut karena dituduh berupaya menggulingkan pemerintahan Korea Utara, demikian laporan Kantor berita resmi Korut, KCNA.

KCNA mengatakan, warga AS yang bernama Pae Jun-Ho telah mengakui tuduhan atas dirinya, tanpa menyebutkan kapan persisnya sidang akan digelar.

Pae Jun-Ho, Pae Jun-Ho, yang dikenal di AS sebagai Kenneth Bae, ditangkap tahun lalu setelah memasuki wilayah Korea Utara sebagai turis.

Dakwaan atas dirinya terjadi di tengah makin meningkatnya ketegangan hubungan antara Pyongyang dan Washington.

Ketegangan ini terjadi semenjak uji coba nuklir Korea Utara yang ketiga kalinya digelar pada Februari lalu.

"Tahap awal penyidikan terhadap kejahatan yang dilakukan warga AS bernama Pae Jun-Ho telah selesai," kata KCNA dalam laporannya pada Sabtu.

Warga AS keturunan Korea

"Dalam proses penyidikan, dia telah mengaku melakukan kejahatan yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Republik Demokratik Rakyat Korea."

"Dan dia terbukti melakukan kejahatan itu," tambah laporan terseebut.

Bae diyakini adalah pemilik biro tur wisata yang keturunan Korea.

Dia dilaporkan ditangkap saat tiba di wilayah Rason - sebuah wilayah zona ekonomi khusus di dekat perbatasan Korut dengan Rusia.

Washington sejauh ini belum mengomentari perkembangan terakhir tentang rencana peradilan warga AS ini.

AS dan Korea Utara tidak memiliki hubungan diplomatik. AS mewakilkan kepentingannya melalui Kedutaan Swedia di Pyongyang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Utara telah menangkap beberapa warga AS yang kemudian dibebaskan, termasuk wartawan dan orang-orang yang dituduh melakukan Kristenisasi.

Berita terkait