Kevin Rudd dilantik sebagai perdana menteri Australia

kevin rudd
Image caption Kevin Rudd dilantik, berjanji melakukan "yang terbaik"

Kevin Rudd dilantik sebagai perdana menteri Australia, satu hari setelah ia menggulingkan Julia Gillard sebagai pemimpin Partai Buruh.

Ia langsung mundur sebagai PM dan mengatakan ia akan meninggalkan politik.

Perubahan itu datang menjelang pemilihan umum yang berdasarkan indikasi jajak pendapat Partai Buruh akan kalah.

Pemimpin oposisi Tony Abbott meminta Rudd menentukan tanggal pemilu lebih cepat dari 14 September, hari yang ditentukan oleh Gillard.

"Rakyat Australia ingin membuat pilihan. Rakyat Australia sudah muak dengan parlemen yang tidak terhormat dan tidak punya harga diri," kata Abbott pada konferensi pers.

Pujian untuk Gillard

Ini adalah e pisode terbaru di persaingan antara kedua politisi tersebut, namun bisa menjadi yang terakhir karena Gillard telah menyatakan akan meninggalkan politik.

Tes kepemimpinan hari Rabu tersebut adalah ujian ketiga yang dihadapi Gillard sejak ia menggantikan Rudd sebagai perdana menteri pada 2010.

Terlepas dari persaingan mereka, Rudd memuji pendahulunya, menyebut Gillard sebagai perempuan cerdas dan kuat.

"Julia, sebagai perdana menteri dan sebelumnya sebagai wakil perdana menteri, telah mencapai banyak hal dalam situasi sulit sebagai pemerintah minoritas," kata Rudd kepada wartawan setelah kemenangannya.

Rudd lebih populer dengan pemilih dibandingkan Gillard, dan banyak yang percaya Buruh akan meraih hasil lebih baik di Pemilu di bawah kepemimpinannya.

Berita terkait