Pertempuran di Sudan Selatan dibahas

Omar Bashir
Image caption Perundingan Omar Bashir dengan pemimpin Sudan Selatan diharapkan membuahkan hasil.

Presiden Sudan Omar al-Bashir mengadakan kunjungan ke Sudan Selatan untuk berunding dengan Presiden Salva Kiir mengenai pertempuran yang terus berkobar di Sudan Selatan.

Media pemerintah Sudan melaporkan Presiden Bashir tiba di ibukota Sudan Selatan, Juba, pada Senin (06/01) bersama dengan sejumlah menteri kabinet.

Mereka berada di sana untuk memberikan dukungan terhadap prakarsa regional guna mengakhiri krisis Sudan Selatan.

Sudan mengatakan ingin mendukung resolusi damai atas konflik yang telah terjadi selama tiga minggu terakhir. Ratusan ribu warga Sudan Selatan telah melarikan diri dari rumah mereka akibat kekerasan.

Pemerintah Sudan berkepentingan atas penyelesaian konflik karena negara itu tergantung pada pajak dari pengiriman minyak Sudan Selatan melalui wilayah Sudan.

Sudan Selatan menjadi negara merdeka pada 2011.

Para wakil pemerintah Sudan Selatan dan pemberontak yang membelot dari militer dijadwalkan akan mengadakan perundingan langsung di ibukota Ethiopia, Addis Ababa.

Konflik berawal dari sengketa kekuasaan antara pemimpin pemberontak Riek Machar dan Presiden Salva Kiir tetapi kemudian menyebar menjadi konflik antaretnik.

Presiden Kiir berasal dari etnik Dinka, sedangkan Machar berasal dari etnik Nuer.

Berita terkait