PBB cemas atas kerusuhan kamp pengungsi Suriah

kamp Zaatari Hak atas foto AP
Image caption Beberapa protes terjadi di kamp Zaatari sejak dibuka dua tahun lalu.

Badan pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan khawatir atas kerusuhan di kamp pengungsi Zaatari di Yordania.

Seorang pengungsi meninggal dan banyak lainnya terluka dalam kerusuhan yang diwarnai dengan pembakaran tenda dan kendaraan dan bentrokan senjata.

UNHCR menyerukan kepada pengungsi untuk menghargai hukum Yordania.

Pasukan Yordania menggunakan gas air mata melawan pengungsi yang melemparkan batu dan kemudian membakar tenda dan kendaraan.

Kedua belah pihak saling menuduh menyebabkan terjadinya kerusuhan itu.

Korban meninggal dalam kerusuhan itu adalah seorang pengungsi Suriah, kata para pejabat.

Kedua terbesar

Protes terjadi beberapa kali di kamp Zaatari sejak dibuka dua tahun lalu.

Sebagian besar protes dilandasi atas buruknya kondisi di kamp pengungsi itu.

Zaatari terletak di gurun Yordania, sekitar 12 kilometer dari perbatasan Suriah.

Hak atas foto AP
Image caption Kamp pengungsi Zaatari adalah yang kedua terbesar di dunia.

Kamp pengungsi itu adalah kedua terbesar di dunia setelah Dadaab di Kenya timur.

Pemerintah Yordania mengatakan kerusuhan itu pecah setelah polisi menahan sejumlah pengungsi yang mencoba meninggalkan kamp secara ilegal.

"Perusuh membakar enam tenda dan dua karavan dan mencoba menyerang kantor polisi," kata dinas keamanan publik dalam satu pernyataan.

Berita terkait