Abu jenazah Raja Sihanouk diarak

sihanouk Hak atas foto AFP
Image caption Upacara kremasi Raja Sihanouk dihadiri ribuan orang.

Abu jenazah mantan raja Kamboja, Norodom Sihanouk, telah dipamerkan dalam sebuah arak-arakan melalui jalan-jalan di ibu kota Phnom Penh.

Ribuan orang berdiri di jalan dengan pakaian berkabung untuk memberikan penghormatan terakhir mereka kepada raja yang memimpin mereka selama beberapa dasawarsa yang diwarnai oleh konflik dan trauma, dan akhirnya perdamaian setelah merdeka dari Prancis.

Dua guci berlapis emas dan satu guci marmer yang berisikan abu jenazahnya akan disimpan di sebuah pagoda di istana setelah upacara yang berlangsung selama tiga hari.

Upacara ini merupakan perpisahan terakhir dengan raja yang dihormati dan dipandang oleh banyak orang Kamboja sebagai bapak bangsa.

Setelah meninggal pada usia 89 tahun di tahun 2012, jenazah Sihanouk diawetkan dan dibaringkan selama tiga bulan sebelum kemudian dikremasi pada bulan Februari tahun lalu.

Sebagian dari abu jenazah juga disebarkan di wilayah pertemuan Sungai Mekong, Tonle Sap, dan Tonle Bassac.

Berita terkait