Anak-anak diselamatkan dari 'Rumah Mama Rosa'

Meksiko Hak atas foto EPA
Image caption Jaksa Agung Jenderal Jesus Murillo dan Gubernur Salvador Jara mengatakan kondisi buruk.

Polisi di Meksiko telah menyelamatkan lebih dari 450 anak yang diyakini diperlakukan dengan kejam di sebuah panti asuhan anak di Zamora, di negara bagian Michoacan.

Mereka diduga keras menjadi sasaran pelanggaran seksual dan dipaksa untuk mengemis.

Pemilik panti asuhan yang bernama Rumah Keluarga Besar itu, Rosa del Carmen Verduzco, dan delapan karyawan lainnya telah ditangkap.

Para wartawan mengatakan ini merupakan salah satu kejadian kekejaman anak terburuk di sebuah lembaga anak-anak.

'Sangat mengkhawatirkan'

Pemerintah mengatakan panti asuhan itu merupakan tempat tinggal 278 anak lelaki, 174 anak perempuan dan enam balita.

Laporan yang masuk mengatakan para penghuni dipaksa hidup dalam kondisi yang sangat buruk

"Kami merasa sangat khawatir karena kami tidak mengharapkan kondisi seperti yang kami temukan di tempat itu," kata gubernur Salvador Jara.

Rumah Keluarga Besar tersebut sudah beroperasi selama 40 tahun dan dikenal sebagai Rumah Mama Rosa oleh penduduk setempat.

Pihak yang berwenang mulai menyelidiki panti asuhan tersebut setelah para orang tua mengeluh karena dilarang bertemu dengan anak-anak mereka.

Seorang perempuan yang juga dibesarkan di sana, melahirkan dua orang anak, dan ketika meninggalkan panti asuhan itu, dia tidak diizinkan membawa anak-anaknya, kata polisi yang melakukan penyelidikan.

Berita terkait