Serangkaian tembakan mortir diarahkan ke Israel

gaza Hak atas foto AFP
Image caption Perang 50 hari menewaskan 2.143 warga Palestina dan 73 warga Israel.

Militer Israel mengatakan terjadi serangkaian tembakan mortir dari Gaza ke Israel untuk pertama kalinya sejak berakhirnya serangan Israel terhadap wilayah Palestina bulan Agustus.

Israel menyatakan tembakan tersebut tidak mencederai satu orang pun atau menyebabkan kerusakan.

"Untuk pertamakalinya sejak operasi Pinggir Perlindungan, tembakan mortir dilancarkan dari Gaza menghantam Israel selatan," tulis Letnan Kolonel Peter Lerner lewat pesan Twitter seperti dikutip kantor berita AFP.

Hamas menyatakan tidak mengetahui tentang serangan itu.

Mereka mengatakan Palestina tetap mendukung gencatan senjata yang disepakati dengan Israel pada tanggal 26 Agustus.

"Faksi-faksi Palestina mendukung gencatan senjata. Kami ingin hal ini terus berlangsung," kata juru bicara Hamas, Sami Zuhri.

Kesepakatan ini mengakhiri perang yang sempat berlangsung selama 50 hari.

Israel mengatakan pihaknya melakukan perang dalam usaha menghentikan milisi Palestina menembakkan roket dari Gaza.

Perang tersebut menewaskan paling sedikitnya 2.143 warga Palestina, 70% diantaranya warga sipil.

Sementara korban tewas di pihak Israel mencapai 73 orang.

Berita terkait