Donatur janji bantu rekonstruksi Gaza

Skala kerusakan di Gaza Hak atas foto Reuters
Image caption Infrastruktur di wilayah Jalur Gaza porak poranda akibat perang antara Israel dan Hamas.

Qatar dan Amerika Serikat tercatat sebagai penyumbang besar bagi pembangunan kembali Gaza yang dijanjikan dalam pertemuan puncak di Kairo.

Dalam pertemuan di ibu kota Mesir, Minggu (12/10), Qatar berjanji akan memberikan bantuan US$1 miliar, sedangkan Amerika Serikat US$212 juta. Donatur besar lainnya adalah Inggris, US$32 juta.

Janji bantuan disanggupi para donatur menyusul seruan Presiden Palestina Mahmoud Abbas agar donatur memberikan bantuan US$4 miliar untuk membangun kembali Gaza setelah terjadi konflik 50 hari antara Israel dan kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Sedikitnya 100.000 warga Gaza kehilangan tempat tinggal akibat perang, sementara sebagian besar infrastruktur rusak berat.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan ribuan penduduk Palestina memerlukan uluran tangan segera menjelang musim dingin tiba.

"Rakyat Gaza benar-benar memerlukan bantuan kita, bukan besok, bukan pekan depan, tetapi mereka memerlukannya sekarang," kata Kerry dalam konferensi di Kairo.

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan siklus pembangunan dan pengrusakan yang dialami Gaza selama beberapa tahun terakhir harus dihentikan.

Berita terkait