Tokoh perekrut ISIS ditahan di Malaysia

Hak atas foto Reuters
Image caption ISIS menggunakan jejaring sosial Facebook untuk merekrut kaum muda.

Tiga tokoh perekrut anggota Negara Islam atau ISIS ada di antara 14 orang yang ditangkap di Shah Alam pada Selasa malam (14/10), kata kepolisian Malaysia.

Melalui keterangan yang didapat wartawan BBC di Kuala Lumpur, ketiga tokoh perekrut itu merupakan warga Malaysia.

Mereka menggunakan jejaring sosial Facebook demi memikat kaum muda dan mendanai mereka ke Suriah guna bergabung dengan ISIS.

Salah satu dari ketiga tokoh perekrut ialah seorang asisten direktur di Kementerian Energi, Teknologi Hijau, dan Air Malaysia.

Tugasnya ialah mendanai para anggota baru ke Suriah. Dia ditengarai terkait dengan tiga milisi Abu Sayyaf di Filipina.

Tokoh kedua berusia 34 tahun. Dia telah bertempur di Suriah selama empat bulan dan kembali pada April tahun ini. Tugasnya ialah menuntun, menyemangati, dan berbagi pengalaman dengan anggota baru.

Adapun tokoh ketiga berusia 37 tahun. Dia menggunakan Facebook guna mempromosikan misi ISIS, menampilkan materi propaganda ISIS, dan merekrut mahasiswi untuk dikirim ke Suriah.

Selain ketiga tokoh, kepolisian turut menahan seorang remaja berusia 14 tahun dan sebuah keluarga yang terdiri dari lima orang.

Secara keseluruhan, aparat Malaysia menangkap 14 orang di sebuah restoran di Shah Alam, sekitar 45 menit dari Kuala Lumpur, pada Selasa malam (14/10).

Sejak April tahun ini, Malaysia telah menangkap 36 orang karena dicurigai terkait dengan ISIS.

Para pejabat meyakini setidaknya 30 orang Malaysia sudah bergabung dengan kelompok milisi tersebut dan berada di Suriah serta Irak.

Berita terkait