PBB bentuk komite penyelidikan serangan di Gaza

sekolah di gaza
Image caption Sekolah yang dijalankan PBB di Gaza dibom Israel Agustus lalu.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon membentuk komite untuk menyelidiki serangan Israel terhadap tempat perlindungan PBB yang menampung pengungsi Palestina.

Lebih dari 2.100 warga Palestina tewas -banyak di antaranya warga sipil- menurut perkiraan PBB dalam perang di Gaza pertengahan tahun ini.

Sementara korban dari pihak Israel 72 orang.

Komite PBB ini akan dipimpin oleh Patrick Cammaert, pensiunan jenderal Belanda yang memimpin misi penjaga perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo.

Dalam insiden terparah, lebih dari 12 orang yang berlindung di sekolah yang dijalankan PBB, tewas akibat serangan Israel.

'Tidak bermoral'

Ribuan gedung hancur dan paling tidak 223 sekolah di Gaza, yang dijalankan oleh badan pengungsi PBB atau pemerintah Hamas, terhantam bom dalam selama perang.

Hak atas foto Reuters
Image caption Ban Ki-moon berkunjung ke Gaza bulan lalu dan menggambarkan serangan Israel tak bermoral.

Persenjataan juga ditemukan di beberapa sekolah yang dijalankan PBB yang tidak dipakai saat itu.

Ban Ki-moon mengumumkan rencana untuk membentuk komite penyelidikan selama kunjungan ke Gaza bulan lalu.

Ban menggambarkan serangan Israel terhadap sekolah yang dijalankan PBB itu sebagai "tidak bermoral".

Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, secara terpisah membentuk komisi penyelidikan tentang serangan di Gaza, yang dipimpin oleh pakar hukum Kanada, William Schabas.

Berita terkait