Netanyahu serukan persatuan Israel pascaserangan sinagoga

Yerusalem Hak atas foto Getty
Image caption PM Netanyahu juga meminta agar warga Israel tidak main hakim sendiri.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyerukan persatuan di Israel menyusul pembunuhan empat umat Yahudi oleh dua warga Palestina.

Namun dalam pidatonya yang disiarkan secara langsung, dia juga meminta agar warga tidak main hakim sendiri.

"Warga Israel, saya meminta Anda untuk memperlihatkan kewaspadaan dan untuk menghormati hukum karena negara akan membawa semua teroris dan semua mengirimkannya ke pengadilan," tegasnya.

Netanyahu menambahkan bahwa keamanan akan ditingkatkan di Jerusalem dan rumah kedua penyerang akan dihancurkan.

Sebelumnya Netanyahu memang sudah berjanji untuk mengambil tindakan keras terhadap para penyerang atas warga Israel.

Dua warga Palestina yang bersenjata pistol dan pisau membunuh empat umat Yahudi di sebuah sinagoga di daerah Har Nof, Yerusalem dan polisi Israel menembak mati keduanya.

Serangan Selasa 18 November itu merupakan dengan korban jiwa yang terburuk dalam waktu enam tahun belakangan.

Hak atas foto Reuters
Image caption Empat umat Yahudi tewas sementara delapan lainnya cedera akibat serangan dua warga Palestina.

Saat serangan dilakukan, terdapat 25 umat Yahudi dan sedikitnya delapan lainnya menderita cedera serius.

Dia juga menuduh Otorita Palestina dan kelompok militan Hamas memicu serangan namun pejabat Palestina menuduh Netanyahu yang memprovokasi rangkaian kekerasan belakangan ini, yang menewaskan warga Israel maupun Palestina.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengecam serangan itu namun meminta agar semua pihak tenang.

Berita terkait