Israel hancurkan rumah pria penabrak wanita

jerusalem timur Hak atas foto AFP
Image caption Ketegangan meningkat di Jerusalem timur antara lain terpicu atas akses ke masjid Al-Aqsa.

Militer Israel mengatakan telah menghancurkan satu rumah di Jerusalem Timur, milik warga Palestina, yang menabrakkan kendaraan ke halte tram bulan lalu.

Pria itu -Abdel-Rahman Shaloudi, warga Palestina dari Silwan, Jerusalem Timur- menabrak mati seorang wanita dan bayinya tanggal 22 Oktober lalu.

Ia ditembak oleh polisi saat mencoba melarikan diri dari tempat kejadian dan kemudian meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit.

Dalam perkembangan lain, sinagoge di Jerusalem - tempat penyerangan empat rabi dan seorang polisi- telah dibuka kembali.

Hak atas foto BBC World Service
Image caption Jalan masuk ke sinagoge di Jerusalem dijaga aparat keamanan.

Para jemaah tiba di sinagoge Bnei Torah Rabu pagi (19/11), di tengah penjagaan di pintu masuk, menurut sejumlah laporan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertekad untuk memenangkan apa yang ia sebut "pertarungan untuk Jerusalem" menyusul pembunuhan yang terjadi Selasa (18/11) dan akan mengejar "setiap teroris" yang menyerang Israel.

Ia mengatakan ia telah "memerintahkan penghancuran rumah warga Palestina yang melakukan pembantaian (Selasa 18/11) dan mempercepat penghancuran rumah mereka yang melakukan serangan-serangan sebelumnya.

Netanyahu juga mengatakan ia akan memperketat keamanan di jalan-jalan Yerusalem.

Berita terkait