Rumah keluarga penyerang sinagoge akan dihancurkan

Yerusalem Hak atas foto EPA
Image caption Keamanan ditingkatkan di kawasan Yerusalem timur setelah eskalasi kekerasan beberapa waktu ini.

Keluarga dua warga Palestina yang menewaskan lima orang dalam serangan di sebuah sinagoge di Yerusalem, mendapat surat pemberitahuan rumah mereka akan dihancurkan.

Surat yang sama dilaporkan juga diberikan kepada para saudara dari dua keluarga lain, ketika pasukan Israel menghancurkan rumah seorang warga Palestina yang menewaskan dua orang bulan lalu.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan akan menghancurkan rumah para penyerang di Israel sebagai hukuman.

Said Abu Jamal -sepupu dari dua penyerang sinagoge- mengatakan kepada kantor berita AP bahwa polisi memanggil keluarga mereka, Kamis 20 November, untuk menyampaikan surat penghancuran rumah itu.

Dua warga Palestina, Ghasan dan Oday Abu Jamal, menyerbu sinagoge di Har Nof, Yerusalem timur, Selasa (18/11), dan menewaskan empat umat Yahudi dan belakangan seorang polisi juga tewas.

Hak atas foto AFP
Image caption Serangan di sinagoge Har Nof menewaskan empat umat Yahudi dan seorang polisi.

Keduanya tewas ditembak polisi Israel dalam serangan dengan jumlah korban terbesar di Yerusalem sejak tahun 2008.

Keluarga dua warga Palestina lainnya, Ibrahim al-Akari dan Moataz Hijazi, juga mendapatkan surat pemberitahuan yang sama, menurut seorang pejabat Otorita Palestina namun belum dikukuhkan oleh Israel.

Al-Akari ditembak aparat keamanan Israel setelah menabrakkan mobilnya ke sebuah stasiun tram dan menewaskan dua orang. Sementara Hijazi juga tewas ditembak setelah menembak seorang rabi pegiat Israel hingga cedera.

Hari Rabu, Israel menghancurkan rumah warga Palestina yang menewaskan seorang perempuan dan seorang bayi.

Berita terkait