Insiden tewasnya Ziad Abu Ein diselidiki

Ziad Abu Ein Hak atas foto Reuters
Image caption Warga Palestina mengenang Ziad Abu Ein Di Ramallah.

Menteri Pertahanan Israel, Moshe Yaalon, mengungkapkan penyesalan atas tewasnya seorang menteri Palestina, Ziad Abu Ein dalam konfrontasi dengan aparat keamanan Israel.

Yaalon menambahkan insiden di kawasan pendudukan Tepi Barat itu sedang diselidiki dan ikut ambil bagian dalam otopsi.

"Stabilitas keamanan penting bagi kedua belah pihak dan kami akan terus berkoordinasi dengan Otoritas Palestina," jelasnya seperti dikutip kantor berita Reuters.

Gambar-gambar memperlihatkan polisi perbatasan Israel mencengkeram Abu Ein di bagian lehernya saat menggelar aksi unjuk rasa dalam penanaman pohon.

Menteri yang memimpin departemen terkait pemukiman Israel dan pagar pemisah itu kemudian jatuh sambil memegang dadanya.

Bersama puluhan pegiat Palestina dari dalam dan luar negeri, Abu Ein mengambil bagian dalam protes menentang perampasan tanah dengan menanam pohon zaitun.

Hak atas foto AFP
Image caption Ziad Abu Ein dipegang di bagian leher sebelum terjatuh sambil memegang dada.

Mereka kemudian dihadang oleh sekitar 15 aparat keamanan Israel sehingga terjadi konfrontasi.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menyebutkan sebagai tindakan barbar yang tidak bisa ditolerir.

Sementara Sekjen PBB, Ban Ki-moon menyatakan kesedihan yang mendalam atas yang disebutnya sebagai kematian brutal.

Insiden ini terjadi saat ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat menyusul beberapa aksi kekerasan yang menewaskan 10 warga Israel dan seorang warga Ekuador serta 13 warga Palestina, yang beberapa merupakan pelaku serangan ke Israel.

Berita terkait