Ledakan bom terjadi di Mogadishu ibu kota Somalia

al-shabab Hak atas foto AFP
Image caption Kelompok militer al-Shabab menguasai beberapa daerah penting di Somalia selatan.

Sedikitnya 10 orang terbunuh dan beberapa anggota parlemen terluka dalam serangan yang terjadi di sebuah hotel di Mogadishu, ibu kota Somalia.

Dua ledakan besar kemudian disusul oleh suara tembakan senjata terdengar di dalam hotel yang sering dikunjungi oleh para politisi.

Koresponden BBC Mohamed Moalimu mengatakan area hotel telah ditutup dan dikelilingi penjagaan militer.

Diyakini kelompok militan Islam al-Shabab yang terus melakukan perlawanan terhadap pemerintah Somalia menjadi dalang dari penyerangan ini.

Kelompok yang berhubungan dengan al-Qaeda tersebut telah berhasil dipukul mundur dari kota-kota besar, tetapi masih menguasai beberapa wilayah penting di Somalia.

"Awalnya bom mobil meledak di pintu masuk hotel, disusul oleh bom bunuh diri di dalam kompleks hotel," Nur Mohamed dari kepolisian menjelaskan kepada kantor berita Reuters.

"Ada beberapa menteri dan anggota parlemen di dalam hotel. Saya melihat banyak orang terluka termasuk anggota parlemen," ia menjelaskan dari tempat kejadian.

Serangan terjadi saat jam makan siang hari Jumat, hotel-hotel di Somalia memang sangat sibuk pada akhir pekan.

Juru bicara operasi militer al-Shabab, Sheikh Abdiasis Abu Musab mengatakan kepada Reuters jika kelompok mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Kami menyasar pejabat pemerintah di dalam hotel, ini bagian dari operasi militer kami di Mogadishu," ia menjelaskan.

Al-Shabab sebelumnya telah mengancam akan membunuh pejabat pemerintah.

Awal bulan ini, al-Shabab menembak mati seorang anggota parlemen di Mogadishu.

Berita terkait