Pemimpin oposisi Venezuela didakwa merencanakan kudeta

Hak atas foto EPA
Image caption Wali kota Caracas, Antonio Ledezma didakwa berencana melakukan kudeta terhadap pemerintah Venezuela.

Walikota Caracas Antonio Ledezma didakwa berencana menggulingkan pemerintah Venezuela dengan aksi kekerasan.

Tuduhan kudeta ini langsung ini ditolak oleh kelompok oposisi negara itu.

Kejaksaan Agung Venezuela mengatakan, Ledezma, yang berusia 59 tahun, akan tetap di penjara selama persidangan ditunda.

Sebelumnya, Presiden Venezeula Nicolas Maduro telah menuduhnya terlibat rencana kudeta yang didukung AS.

Dakwaan ini muncul menjelang peringatan setahun aksi perlawanan terhadap pemerintah yang menewaskan lebih dari 40 orang.

Hari Jumat (20/02), kelompok penentang pemerintah kembali menggelar unjuk rasa di ibu kota Venezuela, memprotes terhadap apa yang mereka sebut sebagai tindakan sewenang-wenang pemerintah terhadap lawan politiknya.

Sementara, AS mengecam penahanan tokoh oposisi Venezuela sebagai "intimidasi sistemik" terhadap kelompok oposisi negara itu.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki mengatakan: "Masalah Venezuela tidak dapat diselesaikan dengan melakukan kriminalisasi terhadap perbedaan pendapat yang demokratis."

Daftar tuduhan Maduro

Kejaksaan Agung Venezuela pada Jumat (20/02) mengatakan, Ledezma didakwa melakukan konspirasi untuk menggulingkan pemerintah melalui aksi kekerasan.

Presiden Maduro mengatakan semua pemimpin oposisi harus menjawab tentang "semua aksi kejahatan yang dilancarkan terhadap pemerintah."

Tetapi oposisi negara itu menuntut pemerintah Venezuela membuktikan tuduhan adanya konspirasi tersebut.

Pemimpin kelompok oposisi, Henrique Capriles bertanya: "Apakah Maduro berpikir bahwa menyeret semua semua orang ke penjara akan membuat dia bertambah populer dan bakal menang pemilu?"

Pemerintah Venezuela pekan lalu mengungkapkan, Ledezma termasuk dalam daftar orang-orang dan kekuatan asing yang mencoba menggulingkan pemerintahan yang sah.

Hak atas foto AFP
Image caption Presiden Venezeula, Nicolas Maduro menuduh Ledezma bekerja dengan AS untuk menggulingkan pemerintahannya.

Ledezma, yang menjadi Wali kota Caracas sejak 2008, menjawab tuduhan itu dengan mengatakan praktek korupsi yang dilakukan pejabat pemerintah yang justru akan meruntuhkan negara Venezuela.

Pada tahun 2014 lalu, aksi protes anti-pemerintah telah menyebabkan lebih dari 40 orang tewas.

Venezuela dilanda krisis ekonomi akibat penurunan harga minyak pada akhir Januari lalu, dan memaksa ribuan orang Venezuela bergabung dalam aksi yang digalang kelompok oposisi di Caracas.

Mereka menyuarakan ketidakpuasan dengan inflasi yang tinggi, maraknya aksi kejahatan dan kekurangan bahan pokok di toko-toko.

Berita terkait