Kurang tanggap MERS, Arab Saudi dikecam

Virus MERS Hak atas foto BBC World Service
Image caption MERS rata-rata membuat 40% pasien karena virus ini meninggal dunia.

Sekelompok ahli kesehatan yang bekerja untuk PBB mengecam Arab Saudi karena tidak melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi virus MERS.

Delegasi spesialis itu melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi pekan lalu dan kini mereka membuat laporan tentang temuan lapangan.

Mereka mengatakan terdapat jurang dalam pengetahuan seputar virus pernafasan yang mematikan ini.

Mereka juga menemukan adanya berbagai pelanggaran prosedur pencegahan dan langkah-langkah pengontrolan di sejumlah rumah sakit yang menangani pasien Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS).

Sejak tahun 2012, ratusan warga meninggal dunia karena MERS di Arab Saudi. Belakangan terjadi peningkatan kasus baru. Bulan ini saja terdapat 50 kasus baru yang dilaporkan.

Penelitian-penelitian sebelumnya mengaitkan penyakit tersebut dengan unta, tetapi hingga kini belum jelas bagaimana transmisinya karena banyak orang yang terdampak sebenarnya tidak berhubungan dengan unta.

Delegasi PBB yang berkunjung ke Arab Saudi terdiri dari ahli kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan.

Berita terkait