Pemogokan petugas pengatur penerbangan Prancis

Hak atas foto AFP
Image caption Para calon penumpang mengantri di Bandara Orly, dekat Paris, yang menjadi lokasi pengalihan penerbangan akibat pemogokan.

Petugas pengendali lalu lintas penerbangan (air traffic controller) Prancis mogok kerja selama 48 jam.

Sebanyak 40% penerbangan di bandara Charles de Gaulle dibatalkan, dan banyak lagi yang ditunda.

Aliansi pengendali lalu lintas penerbangan Prancis, SNCTA menyerukan mogok dua hari menyusul perselisihan seputar tuntutan kondisi kerja yang lebih baik serta perbaikan kondisi pensiun.

Hak atas foto AFP
Image caption Ruang pengendali lalu lintas penerbangan di Bandara Charles de Gaulle.

Serikat pekerja yang berpengaruh ini menyatakan dengan pemogokan ini, maka "kemungkinan besar akan ada gangguan (terhadap penerbangan) di seluruh negeri".

Maskapai penerbangan utama Prancis, Air France, menyatakan penerbangan jarak jauh tak akan terpengaruh.

Hak atas foto AFP
Image caption Pemogokan ini berlangsung dua hari, dan 40 persen penerbangan dibatalkan.

Mereka juga menjamin 60% penerbangan jarak menengah dari bandara Charles de Gaulle masih bisa beroperasi.

Hak atas foto AFP
Image caption Para calon penumpang diharapkan menghubungi pihak maskapai penerbangan untuk informasi lebih lanjut.

Badan penerbangan Prancis menyatakan perselisihan melibatkan syarat-syarat untuk meningkatkan usia pensiun dari 67 ke 69 tahun.

Mereka menyarankan agar para penumpang menghubungi pihak maskapai penerbangan untuk informasi lebih lanjut.

Pemogokan lanjutan direncanakan untuk dilakukan lagi pada tanggal 16-18 April dan 29 April - 2 Mei, bersama dengan liburan musim semi di Prancis.

Berita terkait