Partai PM Cameron menang pemilu di Inggris

David Cameron Hak atas foto Getty
Image caption David Cameron dan istrinya di depan Downing Street, kantor dan kediaman PM Inggris di pusat kota London.

Setelah di luar dugaan membalikkan jajak pendapat dan unggul jauh atas tiga partai lain, Perdana Menteri David Cameron, yang juga pemimpin Partai Konservatif, berjanji bahwa pemerintahnya akan mewakili semua kepentingan di Inggris.

Partainya tidak memerlukan dukungan partai-partai lain untuk mewujudkan janji-janji kampanye karena mendapatkan kursi yang lebih dari cukup untuk menjadi kekuatan mayoritas di parlemen.

Cameron mengatakan akan menambah kewenangan bagi pemerintah lokal di Skotlandia setelah Partai Nasional Skotlandia (SNP) merebut kursi di hampir semua daerah pemilihan di Skotlandia.

Ia juga berjanji untuk menambah kewenangan bagi pemerintah di Wales dan Irlandia Utara.

Terkait isu Uni Eropa, Cameron mengatakan akan menggelar referendum keanggotaan Inggris di organisasi ini.

Hak atas foto Getty
Image caption Ed Miliband (kiri) dan Nick Clegg (tengah) masing-masing mundur sebagai ketua Partai Buruh dan Partai Liberal Demokrat.

Sebelum pencoblosan hari Kamis (07/05) semua jajak pendapat memperlihatkan bahwa Partai Konservatif dan Partai Buruh -kekuatan oposisi utama- akan bersaing ketat.

Namun penghitungan di berbagai daerah pemilihan menunjukkan Partai Konservatif unggul jauh.

Pemimpin Partai Buruh, Ed Miliband, mundur dan mengatakan bertanggung jawab atas hasil buruk partainya di pemilu kali ini.

Nick Clegg, ketua Partai Liberal Demokrat, mitra Konservatif di pemerintahan koalisi dalam lima tahun terakhir, juga mengundurkan diri.

Berita terkait