Blogger Arab Saudi tetap dihukum 1.000 kali cambuk

Protes mendukung Raif Badawi Hak atas foto AFP
Image caption Warga di sejumlah kota di dunia menentang vonis cambuk dan penjara bagi Raif Badawi.

Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan bahwa penulis blog, Raif Badawi, harus menjalani hukuman 10 tahun penjara dan hukuman cambuk 1.000 kali karena menghina Islam.

Keputusan MA dikeluarkan setelah sebelumnya pihak berwenang negara itu mengajukan peninjauan kembali putusan pengadilan lebih rendah, menyusul gelombang protes di berbagai negara menentang vonis itu.

Raif Badawi dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan hukuman cambuk 1.000 kali di depan umum setelah dinyatakan bersalah melakukan kejahatan dunia maya dan menghina Islam.

Pengadilan tertinggi Arab Saudi sekarang mengukuhkan hukuman tersebut.

Badawi adalah salah seorang pendiri situs web Jaringan Saudi Liberal yang sekarang sudah dilarang.

Hak atas foto FAMILY HANDOUT
Image caption Melalui blognya, Raif Badawi mempertanyakan beberapa tradisi masyarakat Arab Saudi.

Blogger terkenal itu telah menjalani hukuman cambuk tahap pertama sebanyak 50 kali di depan sebuah masjid di Jeddah dan sedianya ia menjalani hukuman cambuk sekali seminggu, tetapi pelaksanaan hukuman cambuk tahap kedua dibatalkan karena ia belum sembuh akibat cambukan tahap pertama.

Istri Badawi dan organisasi-organisasi hak asasi manusia menandaskan pelaksanaan hukuman penuh dapat mengancam keselamatan jiwanya.

Berita terkait