Wartawan al-Jazeera di Jerman sudah dibebaskan

Unjuk rasa di Berlin Hak atas foto AP
Image caption Sejumlah warga menggelar unjuk rasa di Berlin mendukung kebebasan pers.

Stasiun TV al-Jazeera mengatakan wartawan mereka yang ditahan di Jerman, atas permintaan ekstradisi dari pemerintah Mesir, sudah dibebaskan.

Ahmed Mansour, yang bekerja untuk siaran al-Jazeera bahasa Arab, ditangkap Sabtu (20/06) pekan lalu ketika akan terbang dari Berlin ke Qatar.

Dia dilarang terbang karena pengadilan Jerman akan mempertimbangkan permintaan ekstradisi dari pemerintah Mesir atasnya.

"Kami menyambut baik keputusan oleh jaksa penuntut Jerman," jelas juru bicara al-Jazeera, Hareth Adlouni, yang menambahkan Mansour dibebaskan tanpa dakwaan.

Hak atas foto AP
Image caption Ahmed Mansour diganjar 15 tahun penjara oleh pengadilan Kairo dengan dakwaan penyiksaan.

Pengadilan Kairo sudah menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara atas dirinya secara in absentia tahun lalu dalam dakwaan penyiksaan.

Al-Jazeera berpendapat dakwaan atas Mansour konyol dan tidak benar.

Pemerintah Jerman sebelumnya mengatakan akan memveto keputusan pengadilan bila memerintahkan ekstradisi Mansour ke Mesir.

Juru bicara Kementrian Luar Negeri Jerman, Martin Schaefer, mengatakan dalam konferensi pers bahwa Jerman berulang kali mempertanyakan penegakan hukum di Mesir.

"Dengan latar belakang itu, Anda tentu memahami ada keraguan dalam kasus Mansour."

Berita terkait