Tiga warga Australia dituduh memperkosa perempuan PNG

Pusat detensi Pulau Manus Hak atas foto Getty
Image caption Di pusat detensi Pulau Manus ini sekitar 1.000 pencari suaka ditempatkan, sambil kasus mereka diproses di Australia.

Polisi Papua Nugini (PNG) mengatakan mereka akan menangkap pimpinan kamp tahanan pencari suaka Australia, di Pulau Manus, kecuali apabila tiga orang staf asal Australia yang bekerja di kamp itu diserahkan kepada mereka.

Polisi PNG menuduh sang manajer telah membantu ketiga warga negara Australia itu untuk melarikan diri dari Papua Nugini sebelum mereka dijatuhi hukuman.

Ketiga warga negara Australia itu dituduh melakukan pemerkosaan terhadap seorang perempuan Papua Nugini.

Mereka dituding kepergok dalam keadaan telanjang dan mabuk bersama seorang perempuan Papua Nugini bulan Juli lalu.

Ketiganya juga dilaporkan mengkonsumsi obat-obatan terlarang, sementara perempuan Papua Nugini yang bersama mereka mengaku bahwa ia telah diperkosa dan diberi pil oleh ketiganya.

Pihak departemen imigrasi Australia mengatakan mereka mengetahui adanya tuduhan itu dua minggu lalu.

Australia mengoperasikan beberapa pusat tahanan di luar negara mereka, termasuk di Papua Nugini, untuk menempatkan para pencari suaka ketika mereka sedang diproses.

Sekitar 1.000 orang pencari suaka ditahan di pusat detensi di Pulau Manus.

Berita terkait