Seorang migran Maroko tewas kehabisan napas di dalam koper

melilla Hak atas foto AFP
Image caption Kawasan kantong Melilla di Afrika yang menjadi tempat penampungan migran Afrika yang menuju Spanyol.

Polisi Spanyol menahan seorang pria Maroko sesudah saudara laki-lakinya, yang diselundupkan ke Spanyol di dalam koper, meninggal karena kehabisan napas.

Pria ini melakukan perjalanan dengan kapal feri dari wilayah Spanyol di Melilla ke pelabuhan Almeria di Spanyol selatan.

Di tengah perjalanan ia tersadar bahwa adiknya yang bersembunyi di dalam koper -yang dimasukkan ke dalam bagasi mobil- tidak bernapas lagi, lalu ia memberitahu awak kapal feri.

Sekalipun banyak upaya dilakukan, pria di dalam koper itu tak bisa diselamatkan.

Polisi lalu menahan sang kakak -yang bepergian secara sah dengan paspor Prancis- dengan tuduhan kelalaian yang menyebabkan kematian.

Kantor berita AP melaporkan pada hari Minggu (2 Agustus), menteri dalam negeri Maroko mengatakan empat orang migran asal Sub-Sahara tenggelam ketika berusaha berenang menyeberangi dari pulau Cueva, wilayah kantong atau enclave Spanyol di Afrika.

Pada bulan Mei lalu, kepolisian di wilayah yang sama juga menemukan seorang bocah berumur 8 tahun asal Pantai Gading meringkuk di dalam sebuah koper.

Berita terkait