Inggris dan Prancis tandatangani kesepakatan soal Calais

Calais Hak atas foto Reuters
Image caption Mendagri Prancis Bernard Cazeneuve dan Inggris, Theresa May, meninjau Calais sesudah tandatangan kesepakatan.

Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May menandatangani kesepakatan Inggris-Prancis untuk mengatasi krisis imigran di Calais, sekaligus mengumumkan rencana "pusat pengendalian dan komando".

Pusat ini akan dijalankan bersama kepolisian Inggris dan Prancis menargetkan penyelundup manusia, menurut Kementerian Dalam Negeri.

Bicara dalam peninjauan terhadap keamanan Eurotunnel, May mengatakan pihaknya juga sedang berunding dengan Belgia dan Belanda untuk mencegah munculnya rute migrasi yang baru.

Sekitar 3.000 migran diduga ditampung di kamp di Calais, berharap bisa masuk ke Inggris.

Hak atas foto Reuters
Image caption Situasi penampungan migran di Calais, Prancis.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan pusat komando bersama ini akan melibatkan UK Border Force, yang memperbesar kerjasama antara kedua negara.

Kantor ini akan dipimpin dua orang pejabat senior, seorang Inggris dan seorang Prancis, yang akan melapor kepada pemerintah masing-masing.

Kementerian Dalam Negeri belum memberi komentar mengenai berapa orang anggota polisi Inggris yang akan ditempatkan di Calais.

Beberapa hal yang disepakati antara lain:

  • Pengerahan jumlah tambahan polisi Prancis
  • Tambahan sumber daya pihak Inggris untuk mengamankan Eurotunnel termasuk pagar, CCTV, lampu banjir, teknologi deteksi infra merah dan keamanan lebih tinggi di dalam terowongan itu sendiri
  • Audit keamanan yang akan dilakukan oleh spesialis dari kepolisian Prancis dan Inggris
  • Unit pencari tambahan, termasuk pengerahan anjing pelacak

Berita terkait