PBB kukuhkan penghancuran Kuil Bel Palmyra oleh ISIS

Hasil pemotretan satelit menunjukkan Kuil Bel Palmyra telah dihancurkan secara total.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Hasil pemotretan satelit menunjukkan Kuil Bel Palmyra telah dihancurkan secara total.

Hasil pemotretan melalui satelit memastikan bahwa kuil kuno Bel Palmyra di Suriah telah dihancurkan, demikian pengumuman PBB.

Sejumlah saksi mata dan aktivis sebelumnya mengatakan sebagian bangunan kuil bersejarah itu dirusak oleh kelompok militan Negara Islam atau ISIS.

Penanggungjawab lembaga peninggalan bangunan cagar budaya Suriah sebelumnya mengatakan struktur dasar dari situs berusia 2.000 tahun masih utuh.

Tetapi hasil pemotretan satelit PBB Unosat menggambarkan nyaris tidak ada yang tersisa dari bangunan kuil tersebut.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar,

Ini adalah foto kuil Bel Palmyra sebelum dirusak oleh kelompok militan ISIS.

"Sayangnya, hasil citra satelit kami menegaskan bahwa bangunan utama kuil itu telah hancur," pimpinan Unosat, Einar Bjorgo, mengatakan kepada BBC Selasa (01/09) pagi.

Dia menambahkan, tiang-tiang berbentuk kolom di sekitar kuil itu juga telah hancur total.

Pada hari Senin, Kepala Departemen Purbakala dan Museum Suriah, Maamoun Abdulkarim, mengatakan kaKuil Bel Palmyra dihancurkan dengan menggunakan bom, tapi dia meyakini sebagian besar situs tetap utuh.

PBB mengutuk

Sejumlah saksi mata telah berusaha mendekati situs tersebut untuk mengkonfirmasi tingkat kerusakan.

Pekan lalu, kelompok ISIS juga telah meledakkan situs lainnya di Palmyra, yaitu kuil Baalshamin.

Kota Palmyra -dikenal sebagai Tadmur- terletak secara strategis di area penting, di jalan yang menghubungkan Damaskus dengan kota di timur Deir al-Zour.

Kota kuno tersebut adalah pusat budaya penting dan situs Warisan Dunia UNESCO.

Badan PBB untuk Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengutuk aksi penghancuran warisan budaya Suriah tersebut, dan menyebutnya sebagai kejahatan perang.

ISIS sudah menggunakan teater Palmyra untuk melakukan eksekusi oleh anak-anak terhadap lebih dari 20 tentara Suriah yang tertangkap.

Kelompok tersebut juga sudah merampas dan merusak artefak dari situs-situs serupa di sebagian Irak yang mereka kuasai tahun lalu, menghancurkan sejumlah artefak kuno yang berharga.

Kelompok militan tersebut itu juga sudah menghancurkan beberapa situs kuno di Irak, antara lain kota kuno Nimrud.