Wali kota Roma mundur karena skandal biaya kartu kredit

Ignazio Marino Hak atas foto Getty
Image caption Sang walikota sebelumnya jadi bulan-bulan terkait kota yang beantakan dan berbagai skandal lain

Wali kota Roma, Ignazio Marino, mengundurkan diri terkait skandal pembayaran kartu kreditnya.

Marino menyangkal telah menggunakan dana pemerintah untuk membayar tagihan-tagihan pribadi di berbagai restoran.

Awalnya ia berjanji untuk mengembalikan uang sebesar €20.000 (sekitar Rp300 juta), namun kemudian mengatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya, setelah Partai Demokrat menarik dukungannya.

Marino sudah berada dalam tekanan karena berantakannya keadaan ibu kota Italia itu.

Seruan yang menuntutnya turun sudah bermunculan tahun lalu terkait berbagai karcis tilang lalu lintas yang tak dibayar. Popularitasnya juga anjlok terkait berbagai kasus korupsi yang mendera sejumlah politisi, termasuk pendahulunya.

Marino yang terpilih tahun 2013 juga dikecam karena tidak mencegah dilakukannya pemakaman besar-besaran di kotanya terhadap seorang terduga bos mafia.

Ia menegaskan, pengunduran dirinya buakn berarti ia mengaku bersalah, namun, katanya, itu terkait "situasi politik" yang membuatnya mustahil meneruskan tugasnya.

Berita terkait