Roket dari Gaza mendarat di Israel

Hak atas foto AFP
Image caption Warga Palestina membakar ban yang didorong menuju tentara Israel.

Militer Israel mengatakan bahwa milisi Palestina di Jalur Gaza sudah menembakkan roket ke Israel selatan di tengah meningkatnya ketegangan.

Lewat sebuah pernyataan, militer Israel menyampaikan bahwa sirene terdengar di permukiman warga Israel dekat perbatasan namun roket tersebut jatuh di lapangan terbuka dan tak ada korban luka.

Sebelumnya, enam warga Palestina ditembak mati dekat pagar perbatasan dengan Gaza.

Terjadi serangkaian serangan dan konfrontasi antara warga Palestina dan tentara Israel dalam beberapa hari terakhir.

Serangan senjata dan pisau oleh warga Palestina menyebabkan empat penduduk Israel tewas dan banyak lagi terluka sejak akhir pekan lalu, sementara tiga warga Palestina terbunuh saat bentrokan dengan petugas keamanan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas yang menguasai Gaza, mengatakan bahwa intifada baru sedang berlangsung, meski Yolande Knell dari BBC di Yerusalem menilai bahwa skala kekerasan yang terjadi belum di level itu.

Sumber medis Palestina mengatakan enam warga Palestina ditembak mati dan banyak lainnya yang terluka dalam dua insiden berbeda di Gaza pada Jumat saat pasukan Israel membuka tembakan.

Warga Palestina sudah melakukan protes solidaritas dengan penduduk Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat.

Hak atas foto Reuters
Image caption Seorang warga Palestina ditangkap di lokasi penikaman pada Jumat (9/10).
Hak atas foto AFP
Image caption Tentara Israel meningkatkan pengamanan untuk mencegah berulangnya aksi penikaman.

Menurut militer Israel, setidaknya 1000 orang yang melakukan aksi kerusuhan di pagar perbatasan, melempar granat dan batu, membakar ban yang didorong menuju tentara Israel.

Pernyataan militer juga mengatakan bahwa setelah mengeluarkan tembakan peringatan, pasukan menembak ke arah "penyulut kerusuhan" untuk membubarkan kerumunan.

Di Israel, pada Jumat, polisi melaporkan serangan "nasionalistik" oleh warga Israel yang, menurut mereka, melakukan penikaman pada dua warga Bedouin Israel dan dua penduduk Palestina.

Serangan di kota Dimona di selatan terjadi sebagai balasan atas serangan penikaman pada warga Yahudi Israel pekan ini. Pelakunya sudah ditahan.

Pada Jumat, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan dia "mengutuk keras terlukanya warga Arab yang tak bersalah" dan berjanji untuk menuntut keadilan pelaku pelanggar hukum.

Sesaat sesudahnya, seorang penyerang ditembak mati setelah menusuk polisi Israel dekat Hebron.

Berita terkait