Warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel

Hak atas foto Reuters
Image caption Setidaknya 24 warga Palestina dan 4 warga Israel tewas dalam berbagai serangan yang terjadi bulan ini, seperti dikutip dari sejumlah kantor berita.

Israel mengklaim serangan pesawat tempurnya telah mengenai dua target di Jalur Gaza, menyusul serangan roket Palestina ke selatan Israel.

Militer Israel mengungkapkan serangan itu telah memporak-porandakan fasilitas pembuatan-senjata kelompok Hamas.

Sebaliknya, otoritas Palestina mengklaim seorang perempuan dan seorang anak-anak tewas akibat serangan.

Sementara itu di Tepi Barat, otoritas setempat menyatakan seorang bocah lelaki 13 tahun ditembak mati oleh militer Israel saat kerusuhan terjadi di dekat sebuah pemukiman Yahudi.

Peristiwa ini disusul serangan balasan yang mengakibatkan empat orang Israel luka-luka.

Sebelumnya, polisi Israel mengungkapkan seorang perempuan Palestina terluka serius setelah ledakan terjadi di salah satu pos pemeriksaan di Tepi Barat.

Puluhan tewas

Setidaknya 24 warga Palestina dan 4 warga Israel tewas dalam berbagai serangan yang terjadi bulan ini, seperti dikutip dari sejumlah kantor berita.

Rentetan peristiwa ini melanjutkan ketegangan yang terjadi selama berminggu-minggu antara kedua pihak, terkait akses masuk ke situs bersejarah di Timur Yerusalem, yang disucikan baik oleh orang Yahudi maupun Muslim.

Ketegangan meningkat antara Israel dan Palestina dimulai pertengahan September ketika demonstran Palestina bentrok dengan polisi Israel di masjid Al-Aqsa.

Peristiwa penikaman hari Sabtu 10 Oktober menambah lagi ketegangan di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Israel menanggapi dengan meningkatkan langkah pengamanan.

Sebelumnya Hamas menyatakan seorang pria Palestina yang tertembak dalam bentrokan di kamp pengungsi Shuafat di Yerusalem Timur juga tewas.

Berita terkait