Israel perketat pengamanan setelah serangan

Aparat keamanan Israel Hak atas foto .
Image caption Aparat keamanan diterjunkan di berbagai kawasan untuk mencegah serangan.

Ratusan tentara Israel dikerahkan untuk memperkuat polisi mengatasi serangkaian serangan penikaman dan penembakan yang meningkat belakangan ini.

Sedikitnya 300 personel tentara sudah diterjunkan di bawah kendali kepolisian. Menurut militer Israel, jumlah tersebut akan terus ditambah sesuai dengan keperluan.

"Terdapat lebih dari 300 tentara yang bertugas di bawah komando Kepolisian Nasional Israel untuk meningkatkan pengamanan, dan pada waktu yang sama ada kemungkinan pemblokiran jalan-jalan berbeda-beda di dan di sekitar kawasan permukiman keturunan Arab," kata juru bicara Kepolisian Nasional Israel, Micky Rosenfield.

"Ini penting dilakukan untuk mencegah serangan lebih lanjut di Jerusalem atau di kawasan-kawasan lain di ibu kota," tambahnya.

Sementara itu, pos-pos pemeriksaan sudah didirikan di kawasan permukiman Palestina di Jerusalem Timur yang diduduki Israel di mana sebagian besar serangan terjadi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Sejumlah warga ditangkap atas kecurigaan terlibat kekerasan.

Kepolisian mengantongi izin untuk menutup kawasan tersebut.

Peningkatan penikaman dan penembakan ini terjadi setelah berlangsung ketegangan selama berminggu-minggu terkait akses ke kompleks Masjid al-Aqsa.

Berita terkait