Seruan presiden Myanmar agar jangan pilih oposisi

Thein Sein Hak atas foto EPA
Image caption Thein Sein (tengah) mengatakan reformasi yang terlalu cepat bisa mengarah pada perang saudara.

Presiden Myanmar, Thein Sein, memperingatkan rakyatnya agar tidak memilih partai oposisi pimpinan Aung San Suu Kyi.

Dalam pidato nasional yang disiarkan radio pemerintah -enam hari menjelang pemungutan suara- dia mengatakan mendorong reformasi yang terlalu cepat bisa mengarah ke perang saudara.

Dia juga merujuk pada anarki yang sama dengan yang diderita oleh negara-negara Arab, yang melewati perubahan politik yang disebut dengan istilah Musim Semi Arab.

Mantan jenderal ini menekankan bahwa transisi dari 50 tahun pemerintah militer ke sipil di Myanmar harus berjalan dengan pelan dan teratur.

Hak atas foto AP
Image caption Konstitusi Myanmar melarang Aung San Suu Kyi menjadi presiden.

Partai NLD pimpinan Aung San Suu Kyi diperkirakan akan meraih kemenangan dalam pemilihan umum, Minggu 8 November, yang dilihat sebagai pemilihan umum pertama yang terbuka di negara itu dalam 25 tahun terakhir.

Namun Suu Kyi -menurut konstitusi- dilarang menjadi presiden karena menikah dengan orang asing dan juga memiliki anak orang asing.

Sebelumnya, Suu Kyi telah bersumpah bahwa dia akan memimpin negaranya jika partainya Liga Nasional Demokrasi, NLD, memenangkan pemilihan umum.

Pekan lalu, pawai kelompok oposisi Myanmar diserang oleh kelompok bersenjata pisau dan pedang di kota Yangon.

Berita terkait