PM baru Kanada angkat 15 menteri perempuan

Justin Trudeau
Image caption Trudeau dan istrinya Sophie Gregoire tiba di acara pelantikan.

Pemimpin baru Kanada, Justin Trudeau, dilantik sebagai perdana menteri, mengakhiri satu dekade pemerintahan konservatif, dan mengangkat 15 menteri perempuan.

Pelantikannya menandai era baru politik Liberal setelah pemilu menggulingkan partai pimpinan Stephen Harper.

Trudeau, 43, mengikuti jejak ayahnya yang menjabat selama hampir dua dekade.

Sejumlah langkah yang akan ditempuhnya antara lain hubungan yang lebih baik dengan AS dan peningkatan jumlah pengungsi Suriah yang diterima.

Trudeau membisikkan kata-kata "Aku mencintaimu" kepada keluarganya setelah diambil sumpahnya.

Image caption Trudeau dan anak-anaknya memakai kostum Halloween.

Sejumlah menteri baru, yang sebagian besar berusia antara 35 dan 50 tahun, diambil sumpahnya dalam upacara yang diadakan dalam dua bahasa.

Kabinet Trudeau diisi oleh para menteri perempuan dan lelaki dalam jumlah yang sama" 15 menteri lelaki dan 15 menteri perempuan, dengan latar belakang yang sangat beragam pula.

Seusai pelantikan, seorang reporter bertanya kepada Trudeau mengapa kesetaraan gender dalam kabinet sangat penting diwujudkan dalam jumlah.

Perdana menteri menjawab, "Karena ini tahun 2015," dan disambut dengan tepuk tangan meriah.

Mantan guru sekolah yang menjadi politisi ini terpilih menjadi anggota parlemen tahun 2008, dan menjadi perdana menteri termuda kedua dalam sejarah Kanada.

Image caption Para penggemar Trudeau menyambut kedatangan perdana menteri baru di Ottawa sebelum upacara pelantikan dimulai.

Ia terpilih setelah mengajukan rencana untuk menolak program perampingan dan menganggarkan dana miliaran pada proyek-proyek infrastruktur yang akan menyebabkan defisit di Kanada selama tiga tahun.

Rencananya menarik perhatian para pemilih Kanada yang haus untuk perubahan setelah satu dekade di bawah pemerintahan Perdana Menteri Harper.

Berita terkait