Menlu AS sebut ISIS sebagai monster psikopat

John Kerry Hak atas foto AP
Image caption Menteri Luar Negeri AS John Kerry berada di Paris untuk memberikan dukungan kepada Prancis.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menggambarkan militan dari kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS sebagai "monster psikopat" menyusul rangkaian serangan di Paris pada hari Jumat (13/11).

Kerry yang berada di Paris untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Prancis Hollande mengatakan Amerika Serikat akan "bahu-membahu" dengan Prancis.

Hollande mengatakan Prancis berkomitmen untuk menghancurkan ISIS dan hal ini dibuktikan dengan serangan udara Prancis di Suriah Senin (16/11) malam.

Sebuah perburuan besar masih berlangsung untuk seorang yang diduga anggota kelompok ISIS, Salah Abdeslam.

Dia diyakini telah melarikan diri melintasi perbatasan Prancis ke asalnya Belgia.

Hak atas foto Getty
Image caption Berbagai kalangan memberikan dukungan terhadap Prancis pasca serangan hari Jumat (13/11).

Menaikkan tingkat ancaman teror

Pemerintah Belgia telah menaikkan tingkat ancaman teror, menyebabkan pertandingan sepak bola hari Selasa (17/11) antara tim nasional dan Spanyol harus dibatalkan.

Wartawan BBC Barbara Plett Usher, yang meliput kegiatan Kerry, mengatakan kunjungannya ke Paris adalah untuk menunjukkan dukungan Washington bagi sekutu utamanya.

Akibat serangan-serangan di Paris, kedua negara telah memperketat kerjasama militer mereka, meningkatkan pertukaran intelijen untuk membantu serangan udara Prancis melawan ISIS.

Sementara itu Selasa pagi, pesawat tempur Prancis melakukan serangan baru terhadap basis ISIS Raqqa di Suriah utara.

Serangan ini menghancurkan pusat komando dan pusat pelatihan kelompok tersebut.

Berita terkait