Sandera pria Malaysia dibunuh militan Islam Filipina

filipina
Image caption Bernard Then dan seorang wanita diculik di Sabah, Malaysia, dan dibawa ke Pulau Jolo, Filipina selatan.

Seorang pria Malaysia yang ditahan oleh militan Islam sejak Mei lalu di Filipina, telah dibunuh.

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan lewat akun Facebook bahwa dirinya 'muak karena tindakan barbar dan kejam para pelaku'.

"Saya, pemerintah dan semua warga Malaysia terkejut dan muak dengan pembunuhan warganegara kami, Bernard Then, dan kami mengecam sekeras-kerasnya," kata Najib yang berada di ibu kota Filipina, Manila, untuk menghadiri KTT APEC.

Militer Filipina mengatakan sedang bekerja untuk memastikan sejumlah laporan bahwa Bernard Then dipenggal kelompok Abu Sayyaf.

Bernard Then dan seorang wanita diculik pada bulan Mei di negara bagian Sabah, Malaysia, dan kemudian dibawa ke Pulau Jolo di Filipina selatan.

Wanita tersebut dibebaskan minggu lalu setelah dilakukannya perundingan antara penculik dan pemerintah dan sebenarnya perundingan bagi pembebasan Then terus dilakukan.

Kelompok militan Abu Sayyaf selama ini dianggap bertanggung jawab atas sejumlah serangan bom, penculikan, dan pemenggalan di Filipina.

Berita terkait